MAKALAH
|
Universitas Gunadarma
2015
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ilmiah tentang aspek pemasaran pada perusahaan Emerge.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan
mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan
makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa
masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh
karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari
pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang aspek pemasaran pada perusahaan Emerge ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Penyusun
Dwi Rachmat
Prakoso
DAFTAR ISI
LEMBAR
JUDUL................................................................................................ 1
KATA
PENGANTAR ......................................................................................... 2
DAFTAR
ISI........................................................................................................
3
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................
4
1.1. Latar Belakang .............................................................................. 4
1.2. Rumusan Masalah.......................................................................... 4
1.3. Tujuan Penulisan............................................................................ 4
BAB II ISI 5
2.1. Pengertian Aspek Pemasaran......................................................... 5
2.2. Konsep Inti Dasar Pemasaran........................................................ 5
2.3. Fungsi
Pemasaran........................................................................... 7
2.4. Bauran
Pemasaran.......................................................................... 7
2.5. Analisis
Pemasaran......................................................................... 8
2.6. Macam-macam
Segmentasi............................................................ 9
BAB III PENUTUP........................................................................................... 10
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR
BELAKANG
Pemasaran adalah konsep
sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa
yang mereka butuhkan serta inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal
balik produk dan nilai dengan orang lain. Sedangkan pasar adalah salah satu
dari berbagai sistem, instuisi, prosedur dan hubungan sosial dimana usaha
menjual barang, jasa dan tenaga untuk orang – orang dengan imbalan uang.
Pemasaran memang dapat dikatakan sebagai pasar, namun pemasaran adalah cara
bangaimana pengusaha untuk menjual produk atau memperkenalkan produk agar
pangsa pasar tertarik dan membelinya. Banyak sekali pengusaha yang gulung tikar
hanya karena mereka salah dalam melakukan pemasaran. Pemasaran yang baik adalah
pemasaran yang terlebih dahulu telah mengenal konsumen dan mengetahui bagaimana
perkembangan konsep pemasaran.
1.2 RUMUSAN
MASALAH
1. Bagaimana peluang usaha baru untuk mendapatkan
pangsa pasarnya?
2. Kendala – kendala apakah yang sering terjadi pada
pemasaran?
3. Untuk menarik perhatian konsumen, trik apakah yang
harus ada dalam pemasaran?
1.3
TUJUAN
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu
sebagai berikut:
1. Mengetahui bagaimana kendala yang dihadapi oleh
pengusaha.
2. Memberikan solusi-solusi yang mungkin dapat
meningkatakan pemasaran.
3. Mengetahui target pasar yang cocok dalam melakukan
pemasaran.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
PENGERTIAN ASPEK PEMASARAN
Definisi dari
pemasaran itu sendiri yaitu banyak orang yang mengartikan bahwa pemasaran adalah
penjualan. Persepsi seseorang akan arti pemasaran seperti itu tidaklah salah,
namun perlu di ingat bahwa pengertian pemasaran sebenarnya lebih luas dari
kegiatan penjualan, karena penjualan merupakan sebagian dari pemasaran.
Defenisi pemasaran sebenarnya tidaklah netral, pemasaran dapat didefinisikan
tergantung pada pihak-pihak yang berada didalamnya. Beberapa defenisi pemasaran
sebagai berikut: WY. Stanton, bahwa pemasaran adalah sesuatu yang meliputi
seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan
harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang
bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial. H. Nystrom
mendefenisikan pemasaran sebagai suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa
dari tangan produsen ke tangan konsumen. Philip dan Duncan menjelaskan
pemasaran adalah sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau
dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen.
Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat /American Merketing Association menjelaskan bahwa
pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada
aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Kesimpulan yang dapat kita
ambil bahwa pemasaran adalah konsep sosial dan manajerial yang membuat individu
dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan serta inginkan lewat
penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
Dari definisi ini dapat disimpulkan
bahwa pasar bersifat statis Sedangkan pemasaran bersifat dinamis. Jika kita menggunakan kata
pemasaran berarti kata tesebut sudah mengandung kata pasar. Pemasaran
seringkali disebut sebagai ujung tombak perusahaan. Ujung tombak pada sebuah
tombak menempati posisi terdepan dan analoginya pada perusahaan, pemasaran
merupakan pos terdepan bagi setiap perusahaa Tanpa adanya aktivitas pemasaaan
maka tidak akan tercipta sumber penghasilan. Jika sumber penghasilan tidak
tercipta sedang biaya dan beban sudah terjadi maka perusahaan berarti menderita
kerugian.
Didalam konsep akuntansi
laba akan diakui manakala transaksi penjualan telah dilakukan. Sedangkan beban
sudah dapat diakui sebagai , kerugian tatkala sudah dikeluarkan. Karena
pemasaran merupakan ujung tombak. perusahaan dan memegang peran yang sangat
menentukan maka pemasaran dianggap mempunyai dimensi pertama (dimensi utama).
Para pemilik proyek bisnis harus memperhatikan berbagai aspek yang terkait
dengan pemasaran.
2.2 KONSEP
INTI DASAR PEMASARAN
Berkaitan
dengan definisi pemasaran yang telah dikemukakan pada bagian terdahulu, kiranya
perlu ditelaah beberapa konsep-konsep inti/dasar dan pemasaran. Gambar berikut
menunjukkan konsep-konsep inti pemasaran serta hubungannya satu sama lain.
·
Kebutuhan
Konsep utama
yang paling mendasari pemasaran adalah kebutuhan manusia.Kebutuhan adalah suatu
keadaan yang dirasakan tidak ada dalam diri seseorang. Manusia memiliki
kebutuhan yang kompleks dan bertingkat seperti yang dikemukakan oleh Abraham
Maslow yaitu; kebutuhan fisik, keamanan dan keselamatan, sosial, penghargaan,
dan kebutuhan aktualisasi diri.
·
Keinginan
Keinginan
merupakan kebutuhan manusia yang dihentuk oleh budaya dan kepribadian individu.
Akibat perbedaan corak budaya yang beraneka ragam maka keinginan seseorang akan
dipengaruhi oleh lingkungan sosial budayanya. Keinginan manusia bersifat tak
terhatas, sedangkan sumber-sumber untuk memenuhi keingian tersebut bersifat
terbatas. Permasalahannya bagaimana manusia mengatasi atau menyesuaikan
keinginan yang tak terbatas tersebut dengan sumberdaya yang tersedia.
·
Permintaan
Permintaan
adalah keinginan yang didukung oleh daya beli. Jika tidak didukung daya beli
keinginan akan tetap hanya herupa angan-angan saja. Keinginan manusia yang
sifatnya tidak terbatas tidak semuanya bisa diwujudkan menjadi permintaan, oleh
karena itu ia harus menyesuaikan din dengan daya beli dan sumber daya yang
tersedia.
·
Produk
Pada umumnya
produk dibedakan atas produk yang berupa barang (berwujud) dan berupa jasa (tak
berwujud), dan sarana lain yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.
Kata produk ini juga sering juga distilahkan dengan pemuas, sumber daya, dan
tawaran. Konsumen mempunyai kecenderungan memilih produk yang manfaatnya sama
dengan produk sejenis tetapi dengan harga yang lebih murah atau harga yang sama
tetapi kualitas yang lebih baik.
·
Nilai dan Kepuasan
Konsep yang
menuntun konsumen untuk memilih produk mana yang akan Ia pilih diantara
berbagai produk yang ditawarkan adalah nilai (pelanggan). Konsumen pada umumnya
akan memilih suatu produk yang memberikan manfaat terbesar dengan biaya yang
minimal atau terjangkau.
·
Transaksi
Transaksi
adalah perdagangan nilai antara antara dua pihak. Transaksi merupakan satuan
ukuran dan pertukaran. Salah satu bentuk satuan ukuran tersebut adalah uang,
tetapi tidak semua transaksi melibatkan uang. Kadang-kadang transaksi terjadi
antara barang dengan barang (misalnya antara pesawat terbang produk IPTN dengan
mobil sedan Proton Saga dan Malaysia), atau antara barang dengan jasa (misalnya
jasa seorang dokter di daerah pedesaan yang ditukar dengan seekor ayam.
·
Hubungan
Pemasaran yang
baik bekerja tidak saja untuk mempertukarkan produknya semata, tetapi secara
jangka panjang mampu membina hubungan dengan pelanggan, distributor, dealer,
atau pemasok. Masa sekarang pemasaran cenderung berubah dari usaha
memaksimumkan laba atas tiap transaksi individual ke memaksimumkan hubungan
yang saling menguntungkan dengan pelanggan atau pihak-pihak lainnya. Salah satu
upaya kongkrit dan konsep ini misalnya dibentuknya bagian humas atau public relation
di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta
·
Pasar
Pasar terdiri
dan semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu
serta mau dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau
keinginan tersebut.
·
Pemasaran
Pemasaran
adalah proses sosial atau manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan
kebutuhan dn keinginan mereka dengan menciptakan penawaran produk yang bernilai
satu sama lain.
2.3 FUNGSI PEMASARAN
Para manajemen perusahaan
atau para manajemen atau pemilik organisasi proyek harus memperhatikan berbagai
fungsi
pemasaran.
Bagi pemilik atau manajemen organisasi proyek adalah bahwa pada perusahaan,
aktivitas sudah berjalan.
Sedangkan pada organisasi
proyek , aktivitas regulernya sedang dipelajari atau dianalisis. Oleh karena
itu, para manajemen atau para pemilik organisasi proyek harus mempertimbangkan
betul berbagai aspek proyek guna dipersiapkan manakala nantinya proyek diterima
dan aktivitas reguler harus dikerjakan. dibawah ini akan dijelaskan secara ringkas
aspek fungsi pemasaran:
- MEMBELI
- MENJUAL
- TRANSPORTASI
- PENYIMPANAN
- PEMBEBANAN
- STANDARNISASI
- TINGKATAN
PRODUK
- MENANGGUNG
RESIKO
- HARGA
- INFORMASI
PASAR
2.4 BAURAN PEMASARAN
Konsep bauran pemasaran dikembangkan oleh Neil
Borden. Kemudian konsep bauran pemasaran ini dikembangkan lebih lanjut oleh James
Culliton. Konsep bauran pemasaran awalnya terdiri dari 12 (dua belas) unsur
yang kemudian dikondensasikan menjadi 4 (empat) unsur. Setelah itu berkembang
menjadi 5 (lima) unsur yang kernudian disusuI lagi menjadi 6 (enam) unsur.
Meskipun konsep bauran pemasaran yang umum diketahui adalah 4 (empat) unsur
yang meliputi produk, harga, tempat dan promosi akan tetapi konsep bauran pemasaran ini tidak mutlak harus 4 (empat) unsur
sebab konsep bauran pemasaran dapat dikembangkan lag! kepada unsur yang lebih banyak.
Konsep bauran pemasaran merupakan konsep
yang harus dipakai oleh perusahaan didalam memasarkan barangnya agar memperoleh
keuntungan yang maksimal. Variabel yang menjadi unsur bauran pemasaran setiap saat akan
selalu mengalami perubahan dan setiap perubahan harus dipelajari dan
dianalisis. Setiap variabel merupakan fokus sentral pemerhatian perusahaan
didalam mendekati konsumen agar konsumen bersedia membeli produk perusahaan.
Didalam organisasi proyek, bauran pemasaran harus diperhatikan
agar nantinya manakala melangkah atau sampai pada operasionalisasi pemasaran
produk tidak akan mendapat hambatan yang cukup berarti yang nantinya akan
merugikan perusahaan.
- PRODUK
- HARGA
- TEMPAT
- PROMOSI
- HUBUNGAN
(RELASI)
- KEKUASAAN
(POWER)
2.5 ANALISIS PEMASARAN
Didalam organisasi proyek,
dimana aktivitas regulernya belum berjalan maka kebijakan tentang pemasaran
harus diperhatikan, dipersiapkan sedini mungkin. Oleh karena itu berbagai aspek
yang berhubungan dengan pemasaran harus dianalisis. Biasanya proyek yang akan
didirikan oleh pemillk, pemillknya atau yang terilbat dengan proyek telah
merapunyai pengalaman yang matang. Meskipun demiklan anallsis pemasaran sangat
diperlukan sehingga kebijakan pemasaran yang akarn diputuMn nantinya dapat
diterapkan didalam aktivitas reguler perusahaan. Analisis pemasaran harus
menekankan kepada berbagau aktivitas yang diarahkan kepada studi yang
sistematis terhadap sifat (1) kebutuhan dan keinginan konsumen, (2)
karakteristik produk (untuk melihat sejauh mana suatu produk telah sesuai
dengan kebutuhan, keinginan dan spesifikasi konsumen, (3) struktur pasar
persaingan (4) karakteristik konsumen dan 5) laju perubahan yang melekat pada
perubahan produk dan perubahan kebutuhan, keinginan dan kemampuan konsumen.
Adapun tujuan analisis pemasaran adalah mengenai kebutuhan dan keinginan
konsumen, menguji bagaimana produk dapat alokasikan atau dirancang atau apakah
produk baru perlu dipasarkan dan juga perfu adanya usaha terus berlanjut untuk
memperkenalkan dampak negatif perusehaan setelah menemukan karakteristik produk
dan karakteristik konsumen. Analisis pemasaran mengestimasikan potensi pasar
dengan cara memaksimalkan potensi permintaan berdasarkan jumlah konsumen
sasaran, kemampuan daya beli konsumen, pendapatan konsumen clan karakteristik
pengeluaran uang konsumen. Analisis pemasaran membantu memperkecil derajat
ketidak pastian yang akan dihadapi oleh perusahaan dalam menguasai pemasaran.
Analisis pemasaran merupakan alat yang memberikan kemampuan bagi manajemen
untuk mengembangkan dan memilih strategi yang tepat untuk menyaring produk,
menempatkan produk pada posisi pemasaran yang tepat, memelihara produk dan
manakala diperlukan melenyapkan atau menarik produk dari pasar. Analisis
pemasaran sangat terkait sekali dengan aktivitas kehidupan konsumen yang begitu
banyak clan luas. Oleh karena itu, analisis pemasaran akan ditujukan kepada
berbagai aspek seperti
(1) aspek kecenderungan
pasar
(2) aspek kesempatan pasar
(3) aspek segmentasi pasar
dan
(4) aspek potensi pasar.
2.6 MACAM-MACAM SEGMENTASI
Segmentasi pasar dapat dibedakan atau dikelompokkan kedalam :
1.
SEGMEN GEOGRAFIS. Suatu segmen yang didasarkan atas lokasi
konsumen atau daerah penjualan. Lokasi konsumen meliputi lokasi geografis,
lokasi daerah pemasaran, lokasi kota clan desa dan lain sebagainya. Bidang
perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah distribusi fisik.
2.
SEGMEN DEMOGRAFIS. Suatu segmen atas dasar karakteristik
kependudukan seperti umur, jenis kelamin, ukuran keluarga, gaya pola / gaya
hidup, pendapatan ekonomi dan lain sebagainya. Bidang perencanaan yang relevan
dengan pemasaran adalah memilih media periklanan dan lokasi toko eceran.
3.
SEGMEN PSIKOGRAFIS. Suatu segmen yang didasarkan atas gaya
hidup kepribadian. Kepribadian disini seperti gaya hidup seorang pemimpin atau
pengikut, seorang yang mempunyai sikap introvert atau ekstrovert, seorang Yang
bersikap sangat radikal, keras kepala, kaku dan lain sebagainya. Bidang
perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan, pengembangan produk
clan rancang produk.
4.
SEGMEN BENEFIT. Suatu segmen yang didasarkan atas berbagai
manfaat Yang akan diperoleh oleh para konsumen didalam mengkonsumsi produk
jarang dibeli. Variabel utama segmen ini adalah derajat kesukaan konsumen atas
produk yang dipasarkan. Bidang perencanaan yang relevan dengan Pemasaran adalah
Man, pengembangan produk clan menempatkan produk pada posisi tertentu di suatu
tingkatan pemasaran.
5.
SEGMEN RUANG PRODUK. Membagi pasar kedalam segmen menurut
kesamaan atribut clan karakteristik produk yang dirasakan oleh konsumen.
Konsumen yang mempunyai kesukaan yang sama atau persepsi yang sama atas suatu
produk dijadikan satu kelompok kemudian diikat atau digabung menurut
den,ografts. Variabei utamanya adaiah kesamaan kesukaan dan persepsi atas suatu
produk. Bidang perecanaan yang relevan dengan pemasaran adalah iklan,
pengembangan produk dan menempatkan produk pada posisi tertentu tingkatan
pemasaran.
6.
SEGMEN FAKTOR PASAR. Pembagian pasar kedalam keiompok yang
terpengaruh oleh bauran pemasaran seperti harga, promosi, dan tempat. Variabel
utamanya adalah harga, kuaiitas, pengepakan, promosi, tempat dan juga iklan.
Bidang perencanaan yang relevan dengan pemasaran adalah strategi promosi dan
alokasi sumber ekonomi untuk setiap variabel bauran pemasaran.
BAB III
KESIMPULAN
Berdasarkan uraian diatas dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwa sudah
layaknyalah perusahaan memiliki Strategi Pemasarannya sendiri sebelum mereka
menjalankan ataupun memasarkan produk/jasanya.
Strategi pemasaran yang dibuat hendaknya haruslah mempertimbangkan
situasi dan keadaan perusahaan baik keadaan intern perusahaan itu sendiri atau
lingkungan mikro perusahaan, maupun keadaan ekstern perusahaan atau yang
dikenal dengan lingkungan makro perusahaan.
Adapun penentuan strategi bersaing hendaknya dilakukan dengan
mempertimbangkan kepada besar dan posisi masing-masing perusahaan dalam pasar.
Karena perusahaan yang besar mungkin dapat menerapkan stretegi tertentu yang
jelas tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil. Demikian pula sebaliknya,
bukanlah menjadi sesuatu hal yang jarang terjadi bahwa perusahaan kecil dengan
strateginya sendiri mampu menghasilkan tingkat keuntungan yang sama atau bahkan
lebih baik daripada perusahaan besar.
Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan semua hal diatas, maka dapat
dipastikan perusahaan akan dapat menentukan dengan baik strategi pemasarannya
serta strategi bersaingnya, untuk tetap maju dan berkembang di tengah-tengah
persaingannya.
DAFTAR
PUSTAKA
.png)
0 komentar: